Mengenai Saya

Foto Saya
Herry - Juliansyah
Aq hanyalah manusia biasa yang ingin terus berusaha untuk belajar, menggapai impian.

Surat Ar-Rahman

Hai sobat blognya herry. Gimana kabarnya, tentu dalam keadaan baik kan. Sobat blognya herry, Kali ini blognya herry memposting tentang SURAT AR-RAHMAN


Didalam Surat Ar-Rahman ada pengulangan satu ayat yg berbunyi :

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
ِFabiayyi aala 'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan
Artinya : 
Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang 'Kamu Dustakan'?"

⭕Kalimat ini diulang-ulang sebanyak 31x oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Apa gerangan makna kalimat tersebut ?

⭕Setelah Allah menguraikan beberapa nikmat yang dianugerahkan kepada kita, lalu Allah bertanya :
"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu Dustakan'?"

⭕Menarik untuk diperhatikan bahwa Allah menggunakan kata "DUSTA", bukan kata "INGKAR"

Hal ini menunjukkan bahwa Nikmat yang Allah berikan kepada manusia itu tidak bisa diingkari.
Yang sering dilakukan manusia adalah 'Men-Dustakan' NYA.

*⭕Dusta berarti 'Menyembunyikan Kebenaran'.*

Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah Diberi Nikmat' oleh Allah, tapi mereka 'menyembunyikan Kebenaran itu, sehingga mereka

MENDUSTAKANNYA !

⭕Bukankah kalau kita mendapat rezeki banyak, kita katakan bahwa itu karena hasil dari 'Kerja Keras' kita???

⭕Kalau kita berhasil meraih gelar Sarjana S1/S2 bahkan S3, itu karena 'Otak Kita' yang cerdas???

⭕Kalau kita sehat, jarang sakit, itu karena 'kepiawaian kita', kita 'Pandai Menjaga' Pola Makan & Rajin ber-Olah Raga, dsb.

⭕Semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita, tanpa sadar,kita telah melupakan Peranan Allah,

» Kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan yang kita raih.
» kita dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.

"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu dustakan ?"

✅Kita telah bergelimang kenikmatan :
» Harta,
» Pasangan Hidup,
» Anak2 yang telah kita miliki

Semua Nikmat itu akan Ditanya pada Hari Kiamat Kelak

⭕"Sungguh kamu pasti akan ditanya pada hari itu akan 'Nikmat' yang kamu peroleh saat ini"(QS At-Takatsur : 8)

✅Sudah siapkah kita menjawab & Mempertanggung Jawabkannya

⭕"Dan jika kamu menghitung Nikmat2 Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya. (QS An-Nahl : 18)

*✅Tidak patutkah kita bersyukur kepada-NYA?*
» Ucapkan Alhamdulillah,
» Berhentilah mengeluh, apalagi membanggakan diri
» dan Jalani Hidup ini dengan ikhlas, tawadhu sebagai bagian dari 'Rasa Syukur' kita.

Semoga bermanfa'at
»»  Baca Selengkapnya

Waspada Dengan Angin Duduk

Pada suatu ketika dimana "Nabi Allah Sulaiman a.s" duduk di Singgasana,
maka datang 'satu Angin' yang cukup besar, maka bertanya "Nabi Allah Sulaiman" : "Siapakah engkau. . . ??

Maka dijawab oleh Angin tersebut : "Akulah 'Angin Rihul Ahmar' dan Aku bila memasuki Rongga Anak Adam, maka Lumpuh, keluar Darah dari Rongga Hidung dan apabila aku memasuki Otak Anak Adam, maka menjadi Gilalah Anak Adam. . ."

Maka diperintahkan oleh "Nabi Sulaiman a.s", supaya membakar Angin tersebut, maka berkatalah, 'Rihul Ahmar' kepada "Nabi Sulaiman a.s" bahwa :
"Aku Kekal sampai hari Kiamat tiba, tiada Sesiapa yang dapat membinasakan Aku melainkan Allah SW T."

Lalu 'Rihul Ahmar' pun menghilang.

Diriwayatkan bahwa : Cucu "Nabi Muhammad SAW", terkena *'Rihul Ahmar'*sehingga keluar Darah dari Rongga Hidungnya.

Maka datang Malaikat Jibril kepada "Nabi SAW" dan bertanyalah "Nabi" kepada Jibril.

Maka menghilang sebentar, lalu Malaikat Jibril kembali mengajari akan 'Do'a Rihul Ahmar' kepada "Nabi SAW", kemudian
dibaca 'Do'a' tersebut kepada Cucunya dan dengan sekejap Cucu Rasulullah sembuh dengan serta merta.

Lalu "Nabi SAW" bersabda :
"Bahwa barangsiapa membaca 'Do'a Stroke / Do'a Rihul Ahmar', walaupun sekali dalam seumur hidupnya, maka akan dijauhkan dari Penyakit 'ANGIN AHMAR atau STROKE'."

Do'a agar dijauhkan/terhindar dari 'Angin Ahmar dan Penyakit Kronis', sbb. :

اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر


"Allohumma innii a'uudzubika minar riihil ahmar, wad damil aswad, wad daail Akbar."

Artinya :
"Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari Angin Merah dan dari Darah Hitam (stroke) dan dari Penyakit Berat."

'Riihul Ahmar' biasa masuk pada saat seseorang Tidur Bakda Ashar hingga waktu Isya'.

Maka hindarilah tidur diwaktu itu Sekantuk / Secapek apapun. . . silahkan dirasakan sendiri perbedaan tidur tengah hari (siang), Bakda Ashar & malam hari pada saat bangun dari tidur waktu² tsb.

Sampaikanlah ke Keluarga, Sahabat kita yang kita sayang, agar kita semua  terhindar dari 'STROKE'.
Insya' Allah. . . Aamiin

Rosullullah S.A.W bersabda :
Barang siapapun yg mau menyampaikan satu ilmu saja dan ada orang lain mau mengamalkannya,
Maka.....!! walaupun yg menyampaikannya sudah tiada / mati , ia akan tetap mendapatkan pahala terus menerus......!!

Semoga yg bagikan Dan berkomentar Aamiin dijauhkan Dari segala penyakit, di beri sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, Dan keluarga nya bahagia dan senantiasa dalam Balutan Sehat Wal A'fiat. . . !!! Komentar Aamiin...

Aamiin Yaa Rabbal'alamiin..
»»  Baca Selengkapnya

Sunahnya Tidur Siang dan Manfaatnya

Tidur siang ternyata perkara Sunnah loh. Dalil yang menganjurkan tidur qailulah (tidur siang) adalah hadits dari Anas radhiyallahu ‘anhu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ


Artinya :
Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang.
(HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb 1: 12; Akhbar Ashbahan, 1: 195, 353; 2: 69. Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1647).

Dalam ‘Umdah Al-Qari sebagaimana disebutkan dalam Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130, hukum tidur qailulah adalah sunnah.

Menurut penilaian ulama berarti tidur siang itu tidak wajib. Artinya tidak sampai berdosa kalau ditinggalkan, tinggal siapa yang mampu dan punya kesempatan menunaikannya.

Waktu Tidur siang. Imam Al-‘Aini mengatakan bahwa yang dimaksud adalah tidur di tengah siang. Sedangkan Al-Munawi mengatakan bahwa qoilulah adalah tidur di tengah siang ketika zawal (matahari tergelincir ke barat), mendekati waktu zawal atau bisa jadi sesudahnya. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130)

Manfaat tidur qailulah ?
Imam Asy-Syirbini Al-Khatib menyatakan bahwa tidur qailulah adalah tidur sebelum zawal (matahari tergelincir ke barat). Ibaratnya itu seperti sahur bagi orang yang berpuasa. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130). Berarti tidur siang ini akan semakin menguatkan aktivitas ibadah.

Menurut Sara C. Maednick, seorang ahli tidur mengatakan manfaat luar biasa untuk tubuh yang lebih sehat bisa didapatkan dari tidur siang selama 15 sampai 20 menit. Menurut banyak pakar, waktu ini menjadi paling ideal untuk tubuh mengisi energi.
Berikut manfaat tidur siang yang jarang diketahui banyak orang.
  1. Meningkatkan memori
  2. Menurunkan tekanan darah
  3. Redam stres. Tidur siang selama 20 menit dapat berefek menenangkan saraf sekaligus menurunkan hormon stres yang dapat mengganggu tekanan darah dan denyut jantung.
  4. Perbaiki fungsi jantung
Sumber : I.G : Love Islam.id
»»  Baca Selengkapnya

Daftar Isi


»»  Baca Selengkapnya

template for herry-islam picture

»»  Baca Selengkapnya

Larangan Meniup Minuman/ Makanan dalam Islam

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhori, Rasulullah Muhammad Saw pernah bersabda kepada umat muslim :



Apabila kalian (sedang) minum, maka jangan bernapas di dalam gelas, dan saat membuang hajat, maka jangan sentuh kemaluan menggunakan tangan kanan.

Hadis tersebut memberikan indikasi bahwa kita tidak boleh meniup atau bernafas di dalam gelas. Saat ini, banyak sekali orang yang meniup makanan dan minuman panas. Hal ini wajar mengingat apa yang kita masukkan ke dalam mulut kita sangat panas dan mungkin saja kita tidak bersabar untuk segera mengonsumsinya.

Sayangnya, kebiasaan ini justru dilarang oleh Nabi Muhammad Saw. Lalu, apa alasannya? Tentu, Rasulullah tidak memberikan alasan terperinci, tetapi beliau melarang kita, berarti itu menjadi bagian dari sunah apabila kita menjalaninya.

»»  Baca Selengkapnya

Kesulitan adalah sebab kemudahan

Tiada hentinya membuat kita kadang ingin mengakhirinya dengan keputusasaan, bunuh diri, stress dan masuk dalam lembah kemaksiatan. Namun ada sebagian orang juga yang hidup penuh dengan kebahagiaan dan ketenangan. Sungguh dunia ini telah membuat kita benar-benar berpikir lebih keras untuk memperoleh kebahagiaan tersebut. Ada dua pilihan yang memang harus kita pilih dalam kehidupan ini, yakni bahagia atau sengsara. Kebahagiaan dunia tidak lain adalah satu bentuk kasih saying allah untuk hambaNya agar selalu ingat dan bersyukur kepadaNya. Demikian pula dengan sebagian orang yang hidupnya penuh masalah dan beban hidup, tetapi apabila kita cermati sebenarnya allah telah berkehendak atas apa yang menimpa diri kita masing-masing.Allah menjadikan pelajaran hidup ini agar kita tahu bahwa allahlah yang maha berkuasa atas segala sesuatunya, dan Dia pula yang mengetahui solusinya, maka pantas allah selalu menyebut dalam firmanNya sesungguhnya dalam kesukaran ada kemudahan.Ini pertanda bahwa allah sengaja menjadikan kesukaran sebagai langkah meraih kemudahan, namun banyak orang yang tak sabar dengan ketetapan allah tersebut, belum lagi di tambah dengan cibiran dan cemoohan orang sekitar yang selalu membuat beban hidupnya bertambah berat. Oleh karenanya jika allah telah menyebut dan berjanji setelah kesukaran ada kemudahan maka tinggal kita mengimaninya dan berupaya untuk meraih janji allah tersebut. Karena janji allah tak akan melesat apalagi ingkar. Maka tak seberapa kita di timpa musibah di banding nikmat yang allah berikan pada kita, allah sudah mengukur kadar kemampuan makhlukNya dalam menghadpi beban hidup ini. Bersyukurlah maka kemudahan akan di dapat. Walallahualam
»»  Baca Selengkapnya

Ya Sin























»»  Baca Selengkapnya

Bacaan Niat Puasa

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Nawaitu saumagadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati lillahita’ala.




Artinya :
“ Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini karena Allah Taala ”
»»  Baca Selengkapnya

Jadwal Imsakiyah Tahun 2014

»»  Baca Selengkapnya

Malam Nishfu Sya’ban

شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا يَوْمَهَا. فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

Artinya :
Apabila datang malam nishfu sya’ban, maka hidupkanlah malam tersebut dan berpuasalah di siang harinya. Karena ketika itu, Allah turun ke langit dunia pada malam tersebut mulai dari tenggelamnya matahari.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya) :
Siapa saja yang meminta ampunan, Aku akan mengampuninya. Siapa saja yang meminta rizki, aku pun akan memberinya. Siapa saja yang tertimpa kesulitan, Aku pun akan membebaskannya. Siapa pun yang meminta sesuatu, Aku akan mengabulkannya hingga terbit fajar

Rasulullah bersabda:
Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka diharamkan baginya
»»  Baca Selengkapnya

Cara Sholat Magrib 3 Rakaat

Tutorial atau Cara Sholat Magrib





1. Berdiri menghadap kearah kiblat, mata melihat kearah sajadah sampai selesai Sholat.



2. Baca niat sholat Magrib



Niat Sholat Magrib :

اُصَلِّيْ فَرْضَ اْلْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli fardhal maghribi tsalatsa raka'aatim mustaqbilall qiblati adaa-an lillaahi ta'aala

Artinya :
Sengaja aku shalat fardlu shubuh dua raka’at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah.


3. Takbiratul ihram (mengangkat ke dua tangan di atas pundak sampai daun telinga serta membaca Allahuakbar).



4. Selasai takbiratul ihram, tangan yang sudah diangkat tadi dekapkan pada bawah dada. Letakkan telapak tangan diatas pergelangan tangan kiri.



5. Baca doa Iftitah tanpa bersuara.

Doa Iftitah :



اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. أِنِّ وَجَّهْةُ وَجْهِيَ ِللذِيْ فَطَرَالسَّمَوَاتِ وَاْلآَرْضَ حَنِيِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمْحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُس

Allahu Akbaru kabira walhamdu lillahi kathira wasubhanallahhi bukratau waasila. Inni Wajjahtu wajhia lillazi fataras sama wati wal ardha hanifam muslimaw wama ana minal musyrikin. Inna solati wanusuki wamahyaya wammamati lillahi rabbil’alamin. La syarikalahu wabiza lika umirtu wa ana minal muslimin.



Artinya :
Allah Maha Besar sebesar-besarnya. Dan puji-pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah siang dan malam. Kuhadapkan mukaku, kepada yang menjadikan langit dan bumi, aku cenderung lagi berserah kepada Allah dan bukanlah aku dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku kuserahkan hanya pada Allah tuhan seru sekelian alam. Sekali-kali tidaklah aku menyekutukanNya . Dan dengan demikian aku ditugaskan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Muslim (Islam).





6. Baca Surat Alfatihah lalu jika sudah di lanjutkan dengan membaca Surat Pendek atau Ayat Alquran
bagi yang belum tau surat pendek saya berikan beberapa dari keseluruhan yang ada silahkan klik disini



7. Jika langkah nomor 6 Selesai, kemudian Takbiratul ihram lalu Ruku’ ( membungkuk kan badan dan ke dua tangan memegang lutut. Sehingga punggung dan kepala kelihatan rata ), lalu membaca bacaan ketika Ruku’ sebanyak 3 x ( tiga kali )


Bacaan Ruku’ :


سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِوَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal adziimi wabihamdihii


Artinya :
Maha Suci Rabbku yang maha Agung dan maha terpuji.




8. Selesai Ruku’ , lalu berdiri kembali sambil Takbiratul ihram lalu I’Tidal (mengangkat ke dua tangan di atas pundak sampai daun telinga serta membaca Sami Allah hulimanhamida) lalu langsung turunkan kedua tangan seperti orang dalam keadaan berdiri siap sambil membaca Bacaan I’Tidal.




Bacaan I’Tidal :


رَبّنا لَكَ الحَمْدَ مِلْءُ السَمَوَاتِ وَمِلْءُ الأرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ ِمنْ شَيءٍ بَعْدُ

Rabbanaa lakal hamdu, mil-us samaawaati wamil-ul ardhi wamil-umaa syi’ta minn syai-im ba’du.


Artinya :
Allah mendengar orang yang memujiNya.




9. Selesai I’Tidal, lalu turun Sujud kemudian membaca bacaan sujud sebanyak 3 x (Tiga kali).





Bacaan Sujud :


سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdihii



Artinya :
Maha Suci Allah, serta memujilah aku kepada-Nya.


10. Selesai sujud, lalu duduk diantara dua sujud ( meletakkan pantat diatas telapak kaki kiri, sedangkan telapak kaki kanan didirikan dengan jari-jari yang dibekuk ke arah dalam) sambil membaca bacaan duduk diantara dua sujud.



Bacaan duduk diantara dua sujud :



رَبِّ اغْفِرْ ِلي وَارْحمَني وَاجْبرُنِي وَارْفَعْني وَارْزُقْنيِ وَعَافِني وَاعْفُ عَِني


Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafini wa’fuannii


Artinya :
Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizqi kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.




11. Selasai duduk diantara dua sujud, Lalu Sujud kembali.jangan lupa bacaan sujudnya dibaca juga.





12. Selesai Sujud, lalu Takbiratul ihram.







13. Selasai takbiratul ihram, tangan yang sudah diangkat tadi dekapkan pada bawah dada. Letakkan telapak tangan diatas pergelangan tangan kiri.



14. Baca Surat Alfatihah lalu jika sudah di lanjutkan dengan membaca Surat Pendek atau Ayat Alquran.



15. Jika langkah nomor 14 Selesai, kemudian Takbiratul ihram lalu Ruku’.jangan lupa bacaan ruku’ nya di baca juga.





16. Selesai Ruku’ , lalu berdiri kembali sambil takbiratulihram lalu I’Tidal.Jangan lupa bacaaan I’tidal nya  dibaca juga.







17. Selesai I’Tidal, lalu turun Sujud kemudian membaca bacaan sujud.





18. Selesai sujud, lalu duduk diantara dua sujud.Jangan  lupa bacaan duduk diantara dua sujud nya di baca.



19. Selasai duduk diantara dua sujud, Lalu Sujud kembali.jangan lupa bacaan sujudnya dibaca juga.





20. Selesai Sujud, lalu duduk diantara dua sujud kembali ( Sampai disini namanya Tahyatul awal).
bacaan duduk Tahyatul awal.
Bacaan duduk Tahyatul awal :

التَّحِيَّاتُ ألمُبَاركاتُ الصَّلَوَاتُ
َالطَّيِّبَاتُ ِلِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ 
وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلا مُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ 
اللَّهِ الصَّالحينَ ِ أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ 
أَنَّ محَمَّدًا رَسُولُُ الله اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ 
وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ 

(Saat membaca  أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ tangan telunjuk diangkat menunjuk kearah depan sampai bacaan selesai)

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad.


Artinya :
Segala kehormatan, berkah, shalawat/rahmat dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan keselamatan tetap terlimpahkan kepada engkau wahai Nabi, demikian pula rahmat dan berkah Allah. Dan mudah-mudahan keselamatan juga dilimpahkan kepada kita semua dan kepada hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah berikanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. Dan juga kepada keluarga junjungan kita nabi Muhammad saw.Segala kehormatan, berkah, shalawat/rahmat dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan keselamatan tetap terlimpahkan kepada engkau wahai Nabi, demikian pula rahmat dan berkah Allah. Dan mudah-mudahan keselamatan juga dilimpahkan kepada kita semua dan kepada hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah.



21. Selesai Sujud, lalu Takbiratul ihram.







22. Selasai takbiratul ihram, tangan yang sudah diangkat tadi dekapkan pada bawah dada. Letakkan telapak tangan diatas pergelangan tangan kiri.



23. Baca Surat Alfatihah saja.



24. Jika langkah nomor 23 Selesai, kemudian Takbiratul ihram lalu Ruku’.jangan lupa bacaan ruku’ nya di baca juga.





25. Selesai Ruku’ , lalu berdiri kembali sambil takbiratulihram lalu I’Tidal.Jangan lupa bacaaan I’tidal nya  dibaca juga.







26. Selesai I’Tidal, lalu turun Sujud kemudian membaca bacaan sujud.





27. Selesai sujud, lalu duduk diantara dua sujud.Jangan  lupa bacaan duduk diantara dua sujud nya di baca.



28. Selasai duduk diantara dua sujud, Lalu Sujud kembali.jangan lupa bacaan sujudnya dibaca juga.





29. Selesai Sujud, lalu Tahyatul akhir (meletakkan pantat dilantai.kaki kiri diselipkan dibawah betis kaki kanan, sedangkan telapak kaki kanan didirikan dengan jari-jari yang dibekuk ke arah dalam). sambil membaca bacaan Tahyatul akhir.




Bacaan duduk Tahyatul akhir :



التَّحِيَّاتُ ألمُبَاركاتُ الصَّلَوَاتُ


َالطَّيِّبَاتُ ِلِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ 

وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلا مُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ 


اللَّهِ الصَّالحينَ ِ أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّااللَّهُ وَأَشْهَدُ 

أَنَّ محَمَّدًا رَسُولُُ الله اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ 

وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ 




( Saat membaca أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ tangan telunjuk diangkat menunjuk kearah depan sampai bacaan selesai ).




الله اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَل
 آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إبْرَاهِيم وعَلَي آلِ


سَيدنا إِبْرَاهِيمَ و بَارِِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا 

مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إبراهيم و علي آلِ 
سيدناإِبْرَاهِيمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
الَلهُمّ إنّي أعوذُبِكَ مِن عَذَابِ القَبرِ وَمِنْ عَذَابِ النارِ وِمْن عَذَاِب الِفتْنَةِ المَسِيحِ الدَجّال
يَا مُقَلّبَ القُلُوب ثَبِّتْ قَلْبي عَليَ دِيْنِك 


Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhannabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibraahiim. Wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidina Ibraahiim. Fil ‘aalmiina innaka hamiidum majiid.



Artinya :
Segala kehormatan, berkah, shalawat/rahmat dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan keselamatan tetap terlimpahkan kepada engkau wahai Nabi, demikian pula rahmat dan berkah Allah. Dan mudah-mudahan keselamatan juga dilimpahkan kepada kita semua dan kepada hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah berikanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. Dan juga kepada keluarga junjungan kita nabi Muhammad saw.Segala kehormatan, berkah, shalawat/rahmat dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan keselamatan tetap terlimpahkan kepada engkau wahai Nabi, demikian pula rahmat dan berkah Allah. Dan mudah-mudahan keselamatan juga dilimpahkan kepada kita semua dan kepada hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah berikanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. Dan juga kepada keluarga junjungan kita nabi Muhammad saw. Sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada junjungan kita nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berikanlah berkah kepada junjungan kita nabi Muhammad dan kepada keluarganya. Sebagaimana Engkau telah memberikan berkah kepada junjungan kita nabi Ibrahim dan kepada keluarganya. Di seluruh alam sesungguhnya Engkau adalah maha terpuji lagi termulia.






30. Jika sudah selesai membaca bacaan tahyatul akhir, lalu palingkan muka kekanan sambil mengucapkan assalam mualaikum wr.wb.  jangan lupa saat memalingkan muka kekanan tangan kanan yang telungkup pada lutut dibuka. Jika sudah memalingkan muka kanan, lalu palingkan muka kekiri sambil  mengucapkan assalam mualakum wr.wb.


22. Selesai dech melakukan sholat Magrib 3 Rakaatnya.
»»  Baca Selengkapnya

Random terjemahan Ayat Al-Qur'an

 

5 Komentar Terbaru

5 Postingan Terbaru